Kondom Souvenir Pernikahan Pangeran William?

31 Jan


Inggris telah merancang hari libur nasional untuk merayakan pernikahan Pangeran William. Namun perayaan hari bahagia itu ternyata sudah didahului sebuah perusahaan dengan membuat souvenir berupa kondom.

Lewat souvenir tersebut, Crown Jewels Condoms of Distinction mengusung slogan, “Seperti pernikahan kerajaan, hubungan dengan orang yang dicintai adalah sebuah momen yang tak terlupakan”.

Ulah ini tak pelak mengundang kritik, bahkan disebut sebagai kondom yang berselera rendahan.

Prince William, pewaris tahta yang juga pilot helikopter militer Inggris ini akan menikahi teman kampusnya, Kate Middleton, pada 29 April 2011 di London’s Westminster Abbey.
Segala macam souvenir tidak resmi telah diprediksi beberapa perusahaan, mulai dari handuk teh, barang pecah belah, kartu pos, hingga kondom sebagai prediksi terbaru.

“Ini adalah cara yang unik untuk mengingat momen kebahagiaan rakyat Inggris. Dalam beberapa tahun mendatang, souvenir ini akan menjadi kenang-kenangan abadi dari hari pernikahan penuh keajaiban,” kata Hugh Pomfret, juru bicara Crown Jewels Condoms of Distinction, seperti dilansir dari AFP, Senin (31/1/2011).

Kondom dibungkus dalam kemasan berwarna ungu dan gold bergambar foto Prince William dan Kate Midleton. Pada kemasan terdapat tulisan “tiga serangkai dari alat kontrasepsi agung”, yang “banyak lubrikasi” dan “seperti tulang rusuk raja”.

“Inggris menawarkan beberapa teknik bercinta terbaik di dunia, dengan tradisi sanggama yang akan diwariskan pada generasi berikutnya. Menggabungkan kekuatan seorang pangeran dan sensitivitas seorang putri, kondom Crown Jewels menjanjikan kenikmatan agung,” imbuh Pomfret.

Produsen meyakinkan bahwa kondom yang diluncurkannya tidak disediakan atau disetujui oleh Prince William, tunangannya, ataupun keluarga kerajaan.

“Ini benar-benar berselera rendahan dan sangat menyakitkan hati. Prince William memiliki rasa humor, tapi ini adalah langkah yang terlalu jauh. Sungguh cara yang murahan untuk menghasilkan uang,” tukas Ingrid Seward, editor majalah kerajaan Inggris kepada The Sun.

Istana Buckingham sendiri menolak berkomentar. (okezone.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: