Arsip | Teknologi RSS feed for this section

Lacak Siswa Bolos, SMP Gunakan GPS

23 Feb

Sebuah sekolah menengah di California Amerika Serikat menggunakan perangkat navigasi berbasis satelit, Global Positioning Satellite (GPS) untuk melacak keberadaan siswanya yang raib dari kelas.

Seperti dikutip dari media Orange County Register, Anaheim Union High School District awalnya cukup kerepotan dengan siswa-siswanya yang punya kebiasaan bolos dari sekolah. Akhirnya mereka menerapkan sebuah program pilot yang memanfaatkan GPS untuk mengurangi angka bolos sekolah yang cukup tinggi.

Sekolah Anaheim High School District adalah sekolah menengah itu merupakan sekolah pertama di California yang mengikuti program yang akan berlangsung selama enam bulan itu.

“Ide dari program ini adalah agar murid tidak merasa bahwa ini merupakan sebuah hukuman, melainkan merupakan intervensi untuk menolong mereka untuk memiliki kebiasaan yang lebih baik untuk masuk sekolah,” kata Miller Sylvan, Regional Director for AIM Truancy Solutions.

Siswa dan orang tua murid harus terlebih dahulu menandatangani surat perjanjian untuk mengikuti program secara sukarela. Setiap murid Kelas 7 dan 8 (setingkat SMP kelas 1 dan 2) yang absen tanpa alasan selama 4 hari atau lebih, bisa mengikuti program ini.

Setiap pagi di hari sekolah, siswa akan mendapat telepon yang mengingatkan agar mereka berangkat ke sekolah. Lalu, lima kali sehari, mereka harus memasukkan koordinat dari GPS agar keberadaan mereka bisa dilacak. Yakni saat berangkat sekolah, saat tiba di sekolah, saat makan siang, saat meninggalkan sekolah, dan pada pukul 8 malam.

Siswa juga ditugaskan untuk hadir pada sesi adult coach tiga kali sepekan, untuk mengetahui perkembangan dan cara yang efektif agar mereka bisa masuk sekolah tepat waktu.

Oleh karenanya, siswa-siswa yang mengikuti program, akan diberikan perangkat GPS seharga US$300-400 (sekitar Rp 2,6 juta – Rp 3,5 juta). Sebelum ini,  sekolah-sekolah di San Antonio dan Baltimore juga telah menerapkan program ini.

Hasilnya, kehadiran murid di sekolah-sekolah itu meningkat dari 77 persen menjadi 95 persen, selama program tersebut. Namun, program tersebut tak sepenuhnya direspon positif oleh semua kalangan.

Menyuruh anak-anak membawa sesuatu yang bisa melacak lokasi mereka, kelihatannya cukup ekstrim. Ini membuat kami seperti seorang kriminil,” kata Raphael Garcia, siswa kelas 6 yang telah enam kali absen tanpa keterangan yang bisa ditolerir.

Senada dengan Garcia, Juan Cruz, siswa Dale Junior High School. Saat ditanya, apakah ia akan menggunakan GPS untuk memberitahukan lokasinya, Raphael mengatakan, “Tidak.”

Setidaknya, Cruz yang telah lima kali absen yang tak ditolerir, mengatakan ia akan menjaga GPS itu di kantungnya, agar tidak hilang. Sebab, bila GPS itu hilang, orang tuanya akan diminta untuk mengganti GPS yang hilang. “Saya pikir ini ide yang baik untuk menolong dia,” kata Cristina Cruz, ibu Raphael. (vivanews.com)

Senjata-Senjata Penghancur Paling Canggih

8 Feb
Perlombaan setiap negara besar untuk mengembangkan senjata canggih dengan daya hancur yang mengerikan masih terus berlangsung hingga saat ini. Semua mengembangkan ilmu dan teknologi yang menghasilkan daya penghancuran yang semakin luar biasa menakutkan. Berikut 10 senjata penghancur paling canggih di dunia yang sangat luar biasa itu.

1. Aurora Excalibur

Senjata ini merupakan pesawat tak berawak yang beroperasi dengan lepas landas dan mendarat secara vertikal. Pesawat ini dapat mencapai kecepatan 460 mph (740 kmh) dan dapat membawa misil untuk ditembakkan. Pesawat ini bisa melakukan semua hal itu melalui remote control. Excalibur berhasil diuji pada Juni 2009.

2. Peluncur Granat XM-25

Senjata ini mampu menembakkan 25 granat pada jarak apa pun, jarak dapat diatur dan diprogram pengguna. Senjata baru ini menggabungkan kemampuan menembak dan komputer.

3. Hellads

Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) Pentagon mengembangkan senjata laser masa depan yang dikenal sebagai High Energy Liquid Laser Area Defense System.Sistem laser ini dibuat seringkas mungkin agar dapat dipasang di pesawat taktis tanpa mempengaruhi performa misi. Laser ini cukup kuat untuk menembak jatuh roket, misil, dan artileri lain.

4. Kamuflase Masa Depan, Metaflex

Metaflex Future Camouflage, Ilmuwan Skotlandia mengembangkan kamuflase dengan menciptakan materi yang disebut Metaflex. Materi ini seperti jubah menghilang Harry Potter. Pemakai akan menjadi tak tampak karena materi Metaflex membengkokkan cahaya ketika sampai di permukaannya. Jubah hilang ini diuji tahun ini dan berpotensi dapat digunakan sebagai senjata pertahanan.

5. The Free Electron Laster

Angkatan Laut (AL) sedang merancang sistem laser lain yang dapat menembak jatuh roket dan misil yang menyerang kapal. Tak ada batasan penggunaan laser ini ketika sasarannya bukan pelacak, sensor, pertukaran informasi, dan target. Rancangan awal senjata ini selesai pada Maret dan prototipe senjata ini tersedia pada maret 2012.

6. Railgun

Militer Amerika Serikat (AS) menguji sebuah versi Railgun pada 2008 lalu. Senjata ini dapat mempercepat kecepatan proyektil menjadi 2,4 kmh (tujuh kali kecepatan suara). Versi sempurna senjata ini akan siap antara 2020-2025 mendatang.

7. Organisme Sintesis BioDesign

DARPA mengeluarkan dana sebesar US$ 6 juta (Rp 53,7 miliar) untuk proyek menciptakan mikroorganisme ‘yang diprogram hidup selamanya’. Mikroorganisme ini berisi molekul yang membantu bertahan hidup, serta dapat digunakan untuk membunuh hanya dengan menekan satu tombol. Debut senjata ini masih belum diketahui. (Bio Design Synthetic Organisms).

8. Senjata Pembunuh milik China

China mengembangkan ‘senjata pembunuh’ yang memiliki kemampuan menarget dan menghancurkan pesawat AS. Misil balistik antipesawat ini dapat menyerang pesawat AS pada jarak dua ribu km. Kemampuan manuver tak terprediksi misil ini membuatnya mampu menghindari radar. Debut senjata ini belum diketahui.

9. Hybrid Insect MEMS (HI-MEMS)

HI-MEMS terdiri dari setengah serangga, dan setengan mesin. Pertama, sistem mikro-mekanis ditempatkan di dalam serangga selama masa metamorfosis. Serangga ini beroperasi seperti mobil remote control. HI-MEMS akan digunakan untuk mengumpulkan informasi menggunakan sensor, seperti mikrofon atau detektor gas. Debut senjata ini belum diketahui.

10. Sistem Senjata Sunyi DREAD

Sistem Senjata Sunyi DREAD (DREAD Silent Weapon System) memiliki kemampuan menembakkan 120 ribu peluru per menit. Senjata ini sepenuhnya digerakkan listrik, bukan bubuk mesiu. Berarti senjata ini tak akan bersuara dan tak akan ada panas. Debut senjata ini belum diketahui.

Jubah Tembus Pandang Segera Terwujud

1 Feb
Jubah tembus pandang segera terwujud 

Jubah tembus pandang, seperti yang dipakai Harry Potter, sebentar lagi jadi kenyataan. Jubah baru ini bisa membuat objek yang ditutupinya tak terlihat oleh mata.
Jubah dibuat dari dua potong kristal kalsit, mineral berwarna putih atau tak berwarna yang biasa terdapat dalam batu gamping. Kedua potong kristal tersebut ditempel dengan aturan tertentu.

Kalsit sangat bersifat anisotropik, sifat yang membuat cahaya yang datang akan diteruskan ke sudut yang berbeda dari cahaya yang masuk dari sisi lain. Dengan menggunakan dua kalsit, para peneliti dapat membelokkan cahaya di sekitar objek padat yang diletakkan di antara kristal.
Di dalam kedua kristal kasit itu ada celah berbentuk segitiga siku-siku. “Apa pun yang Anda letakkan di bawah celah ini tak akan tampak dari luar,” kata George Barbastathis dari MIT.

Jubah buatan Massachusetts Institute of Technology dan SMART Centre dari Singapura ini tidak seperti jubah-jubah serupa yang pernah dikembangkan. Jubah-jubah lama hanya dapat membuat benda-benda menghilang di bawah sinar dengan panjang gelombang yang tak tampak oleh manusia. Jubah lain hanya dapat menghilangkan benda-benda mikroskopis. Jubah baru ini dapat bekerja dengan cahaya yang terlihat oleh mata manusia dan dapat menyembunyikan objek yang cukup besar.

Jubah tembus pandang ini masih punya kekurangan. Salah satu contohnya adalah hanya bekerja maksimal di bawah cahaya hijau. Para peneliti sengaja mendesain dengan warna hijau karena, selain kalsit hanya bisa dikonfigurasi pada gelombang cahaya tertentu saja, mata manusia sangat sensitif terhadap warna hijau. Demikian jelas Barbastathis.

Selain itu, efek menghilang ini hanya tampak jelas dari sudut tertentu. Jika dilihat dari sudut berbeda, objek akan tampak kembali.

Meskipun demikian Barbastathis merasa percaya diri kalau timnya atau peneliti lain akan membuat jubah yang lebih baik dalam waktu dekat.

Ia juga yakin kalau jubah seperti ini akan punya penggunaan. “Di Boston ada banyak persimpangan jalan dengan sudut yang tajam. Saat melihat lampu lalu lintas, mungkin Anda akan bingung apakah lampu itu untuk jalan Anda atau jalan lain. Dengan jubah ini, kita bisa sembunyikan lampu lalu lintas yang lain sehingga pengendara tidak bingung,” jelas Barbastathis. (Sumber: National Geographic)

Ini Dia Pesawat Tenaga Surya Pertama

31 Jan


NASA lagi-lagi mencatat sejarah baru. Kali ini badan antariksa asal Amerika Serikat itu berhasil menciptakan pesawat ruang angkasa pertama yang berbasis tenaga surya.

Awalnya memang terdengar seperti cuplikan cerita fiksi ilmiah. Tapi, kini NASA telah membuat pesawat ruang angkasa tak berawak tanpa bahan bakar mineral.

Tak seperti pesawat ruang angkasa lainnya, NanoSail-D yang menyerupai bentuk layangan berukuran relatif lebih kecil dan orbitnya tidak terlalu tinggi dari atas permukaan Bumi.

NanoSail-D menggunakan tekanan radiasi matahari untuk membuatnya bergerak dan terbang dengan kecepatan tinggi. NASA mengatakan bahwa satelit mungil ini hanya sebesar 100 kaki persegi dan beroperasi sesuai rencana.

Sebetulnya NanoSail-D telah dilepas ke angkasa sejak 20 Januari 2011 lalu. Namun, hari itu tidak bisa dijadikan sebagai hari pertama ia terbang sampai NASA berhasil menerima frekuensi berupa paket data dari NanoSail-D, yakni lima hari setelahnya.

“Ini adalah kali pertama NASA meluncurkan pesawat ruang angkasa dengan orbit terendah di permukaan Bumi,” kata Dean Alhorn, jurubicara NASA, yang dikutip VIVAnews dari Dailymail, Sabtu 29 Januari 2011.

NanoSail-D, pesawat satelit NASA berbasis tenaga suryaNanoSail-D akan terus mengirim sinyal suar hingga baterai di dalamnya habis. Diperkirakan ia akan terbang mengorbiti Bumi sampai 70-120 hari ke depan, tergantung pada kondisi atmosfer.

NanoSail-D sengaja dirancang untuk sebagai demonstrasi teknologi berbasis tenaga surya untuk pesawat ruang angkasa. Jika berhasil, teknologi ini diharapkan dapat menjadi alternatif lain dalam teknologi pengorbitan.
• VIVAnews

Ilmuwan Temukan Ramuan Pembuat Emas

30 Jan


Kayu manis, salah satu rempah-rempah yang biasa ditemukan di dapur ternyata mampu menghadirkan cara yang lebih sederhana dan aman untuk membuat nanopartikel emas.
Menurut penelitian, partikel berbahan kayu manis itu juga bahkan bisa digunakan untuk mengatasi kanker.

Sebagai informasi, nanopartikel emas diketahui sangat bermanfaat untuk mendeteksi tumor, melakukan pencarian minyak, menerangi jalan dan menyembuhkan penyakit. Sayangnya, proses pembuatan partikel itu membutuhkan bahan kimia berbahaya.
Saat ini, ada beberapa cara untuk membuat nanopartikel emas. Namun umumnya cara yang digunakan melibatkan pelarutan asam chloroauric, atau yang disebut juga dengan garam emas, di dalam cairan dan menambahkan bahan kimia lain untuk mengendapkan atom emas.

Campuran umum lainnya misalnya menggunakan sodium sitrat, sodium borohydrida (yang juga digunakan untuk memutihkan bubur kayu) dan senyawa amonium, yang seluruhnya bisa berbahaya bagi manusia dan lingkungan.

Dalam rangka mempromosikan nanoteknologi ramah lingkungan, peneliti dari University of Missouri mencampurkan garam emas dengan kayu manis.
Saat dikombinasikan dengan nanopartikel, bahan phytochemical ini bisa memasuki sel kanker dan menghancurkannya atau membantu memetakannya agar prosedur medis yang lebih akurat bisa diterapkan.

“Nanopartikel emas kami tidak hanya sehat secara ekologi dan biologi, tetapi secara biologi mereka juga aktif melawan sel kanker,” kata Kattesh Katti, profesor di bidang radiology dan fisika dari University of Missouri School of Medicine.

Seperti dikutip dari PopSci, 5 Januari 2011, proses pembuatan partikel itu tidak membutuhkan listrik dan bahan kimia selain bahan dasarnya yakni garam emas.

Dalam laporannya yang dipublikasikan di jurnal Pharmaceutical Research, Katti menyebutkan bahwa kayu manis dan biji-bijian, dedaunan, dan jamu-jamuan lain bisa digunakan untuk mengonversikan metal ke nanopartikel tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya.

“Pendekatan nanoteknologi ‘hijau’ yang kami gunakan menandakan peran alam tidak bisa diabaikan dalam pengembangan nanoteknologi masa depan,” ucap Katti.

Prediksi Thomas Alfa Edison Tentang Teknologi Masa Depan

29 Jan
 

Headline

Meski hidup delapan dekade sebelumnya, Thomas Alfa Edison secara menakjubkan mampu meramalkan perkembangan teknologi di masa kini. Wow!

Pada 1911 silam, pria kelahiran Milan , Ohio 11 Februari 1847 ini memprediksikan bahwa perkembangan teknologi beberapa dekade ke depan, akan semakin pesat. Kehidupan manusia pun akan dipermudah dengan pelabagai kecanggihan perangkat. Berikut beberapa ramalan penemu besar tersebut dan kenyataannya saat ini.

Prediksi 1911 : Kematian Mesin Uap.

Edison memberitahu, mesin uap akan segera mengeluarkan uap terakhirnya. Menurutnya, pada 2011, kereta api didorong pada kecepatan luar biasa oleh listrik yang dihasilkan oleh roda hidrolik.

Kenyataan 2011 :

Ketika artikel ini ditulis, motor listrik telah digunakan selama beberapa dekade. Seperti lokomotif listrik, kereta api diesel listrik pertama memulai debutnya pada Railroad Baltimore dan Ohio pada 1935. Lokomotif uap kurang praktis dan terus menurun di Amerika Serikat (AS) sampai 1960 dan tak digunakan lagi. Untuk roda hidrolik, sebagian besar kereta api diesel sudah menggunakan sistem transmisi hidrolik.

Prediksi 1911 : Penerbangan Komersial akan menjadi hal umum.

Edison meramalkan, musafir masa depan akan mencemooh pergerakan bumi sangat lamban, seperti merangkak. Pesawat akan terbang di udara, lebih cepat dari camar. Dengan kecepatan dua ratus kilometer per jam dan mesin kolosal, penumpang bisa sarapan di London dan bertransaksi bisnis di Paris dan makan siang di Cheapside.

Kenyataan 2011 :

Benar! Sebagian besar penumpang pesawat terbang dengan kecepatan 804-904 km/jam. Untuk perjalanan dari London ke Paris dan kembali ke London pun kini bisa dilakukan.

Prediksi 1911, Besi secara umum digunakan dalam konstruksi rumah.

Menurut Edison, rumah di abad berikutnya akan dilengkapi loteng besi. Bayi di abad 20 akan menggunakan kerancang buaian baja, ayah duduk di kursi besi di meja besi dan kamar kerja ibu mewah dilengkapi perabotan besi.

Kenyataan 2011 :

Kita saat ini sudah menggunakan banyak besi. Konsumsi besi tumbuh 3,3% selama abad 20 dan kini mendekati 800 juta ton. Hal ini sering digunakan untuk konstruksi, dan mendukung struktur.

Prediksi 1911 : Buku magis akan berisi seluruh isi Encyclopedia Britannica.

Edison meramalkan, buku abad mendatang dicetak dari daun nikel, begitu ringan hingga pembaca bisa menikmati perpustakaan kecil dalam satu volume. Buku setebal inci ini berisi 40 ribu halaman, setara seratus volume dan cukup memuat isi Encyclopedia Britannica. Masing-masing volume memiliki berat kurang dari satu pon (setengah kg).

Kenyataan 2011 :

Kita saat ini punya beberapa perangkat yang mampu menampung seluruh isi perpustakaan. Jika Anda mengikuti pameran CES baru-baru ini, ada banyak perangkat itu disana.

Prediksi 1911, Kimia terbukti benar dan semuanya terbuat dari emas.

Menurut Edison, saat itu ia hampir menemukan rahasia transmutasi logam yang semuanya memiliki substansi sama meski dikombinasikan dalam proporsi berbeda. “Kita tinggal menunggu waktu mengkonversi besi menjadi emas,”ujarnya.

Kenyataan 2011 :

Emas faktanya sangat berharga. Edison benar, semua elemen terbuat dari substansi materi yang sama. Para ilmuwan menciptakan emas melalui proses transmutasi buatan. Hal ini masih jauh dari pilihan ekonomis. Jadi setidaknya untuk saat ini tak ada taksi emas, tapi mungkin bisa berharap akan terealisasi pada 2111.

Thomas Alva Edison kelahiran Milan adalah seorang penemu besar Amerika, ilmuwan, dan pengusaha yang mengembangkan banyak perangkat yang sangat mempengaruhi kehidupan dunia .

Ia mengawali karir sebagai operator telegraf. Edison membuat konsep dan implementasi awal pembangkit tenaga listrik dan distribusi ke rumah-rumah, bisnis, dan pabrik, perkembangan penting dalam dunia industri modern. Pembangkit listrik pertamanya berada di Pulau Manhattan, New York.

Edison dianggap salah satu penemu paling produktif dalam sejarah, memegang 1.093 paten AS, serta banyak paten di Inggris, Perancis, dan Jerman . Dia dikreditkan dengan berbagai penemuan yang memberikan kontribusi untuk komunikasi massa, khususnya telekomunikasi , Termasuk ticker saham, recorder suara mekanik, baterai mobil listrik, tenaga listrik, rekaman musik dan gambar gerak. [ast]

Alamat Internet Akan Habis

25 Jan
Alamat Internet akan habis dalam beberapa minggu, menurut salah satu penemu Internet hari Jumat  21 Januari 2011. Alamat Internet yang dimaksud adalah alamat protokol Internet (IP address). Vint Cerf, yang turut mendesain alamat protokol Internet tersebut, mengatakan kalau Internet saat ini hanya dapat menampung 4,3 miliar alamat. Cerf menyebutkan kalau alamat ini akan terpakai seluruhnya dalam beberapa minggu ke depan.
Cerf mengakui kalau pada saat mendesain alamat internet protokol, ia tidak menyangka jumlah 4,3 miliar tidak cukup. “Ini ‘kesalahan’ kami, para pendesain. Kami pikir Internet adalah sebuah eksperimen dan untuk eksperimen kami kira jumlah 4,3 miliar saja sudah cukup.” kata Cerf yang juga wakil presiden Google dalam sebuah wawancara.
Cerf membuat protokol IPv4, versi protokol yang sekarang ini menghubungkan komputer-komputer ke Internet di seluruh dunia, pada tahun 1977 sebagai bagian dari sebuah eksperimen saat bekerja untuk Department of Defense. Pada tahun 1981, IPv4 beroprasi penuh.
Alamat protokol Internet berupa urutan angka-angka. Angka-angka itu unik pada setiap komputer atau perangkat lain–termasuk ponsel dan perangkat bergerak lainnya–yang terhubung ke internet. Peningkatan jumlah perangkat yang terhubung ke Internet inilah yang menyebabkan percepatan habisnya alamat protokol. Bukan hanya komputer dan ponsel, televisi yang terhubung ke Internet pun mulai tersedia di beberapa negara.
Alamat protokol Internet ini berbeda dengan alamat situs web. Alamat situs web dikenal dengan “nama domain”.
Untuk mengatasi krisis ini, protokol baru IPv6 sedang dipersiapkan. Alamat IP baru ini dapat menciptakan triliunan alamat internet. Saat ini, IPv6 sudah dapat bekerja di semua sistem operasi besar meskipun belum seluas IPv4. (Sumber: Discovery News)